5 Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Upaya Penerjemahan Yang Baik

translate dokumen adalah suatu pekerjaan mengalihkan pesan dari sebuah bahasa (bahasa sumber) ke dalam bahasa beda (bahasa sasaran). Penerjemahan yang baik adalahterjemahan yang berterima, dengan kata lain pesan dalam bahasa sumber tersampaikan dengan baik. Kegiatan penerjemahan bukan masalah pas atau tidak pas tersiar di telinga ataupun janggal atau tidak janggal dibaca, namun bagaimana penerjemah mengucapkan pesan, konsep dan kebiasaan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Hal ini memang tidak semudah yang anda bayangkan. Akan tetapi, andai kita telah paham dan terbiasa dengan kebiasaan serta konsep yang bakal diterjemahkan maka dengan gampang tulisan hasil terjemahan mengalir begitu saja.

Seorang penerjemah tidak melulu bertumpu pada satu sumber saja laksana Kamus Dwibahasa, tetapi ia pun menggunakan sekian banyak wawasan yang dimilikinya. Hal ini bertujuan guna menghasilkan terjemahan yang baik dan teks itu tidak bakal terasa laksana hasil terjemahan andai dibaca oleh orang lain.

Berdasarkan keterangan dari J.C. Catford, terjemahan yang baik adalahterjemahan yang tidak terdengar laksana hasil penerjemahan, akan namun pesannya dapat dikatakan dengan benar atau dapat dijaga meskipun terjadi evolusi struktur atau betuk (kata, frasa, klausa, kalimat, paragraf).

Seperti buku-buku bacaan tentang ekonomi, novel terjemahan, dan teks dalam film mestilah komunikatif, sampai-sampai pembaca atau pemirsa tidak merasa bahwa tersebut semua hasil terjemahan. Biasanya, hasil terjemahan yang tidak cukup baik bakal terasa kaku dan tidak nyambung.

Untuk menciptakan terjemahan yang baik, seorang penerjemah mesti melakukan sejumlah hal yaitu:

(1) mengetahui sepenuhnya isi dan maksud pengarang dalam bahasa sumber;

(2) memiliki pengetahuan bahasa yang sempurna, baik bahasa sumber maupun bahasa sasaran;

(3) menghindari kecenderungan menerjemahkan kata per kata sebab teknik bakal merusak arti kata pribumi dan keindahan ekspresi;

(4) dapat menggunakan ungkapan-ungkapan yang biasa dipakai sehari-hari; dan

(5) berkemampuan menyajikan nada (tone) dan warna pribumi bahasa sumber dalam karya terjemahannya.

Dengan demikian, terjemahan yang baik adalahterjemahan yang tetap menjaga makna dalam teks bahasa sumber dengan memakai bahasa yang mudah dicerna pembaca.

Leave a Comment